Muslimediaku - Kemampuan
lingual atau linguistik menjadi hal penting dalam perkembangan anak. Anak yang
cerdas diidentikkan dengan penguasaan bahasanya yang dominan. Misalnya suka
bercerita, bernyanyi dan hal-hal lain yang berkaitan dengan praktik-praktik
kebahasaan. Nahh.. bagi para orang tua akan sangat baik jika melatih sejak dini
dengan membiasakan anak untuk mengembangkan skill berbahasanya. Ada
teori yang mengatakan bahwa potensi seseorang bisa dibentuk dengan kebiasaan
dan lingkungannya. Dengan mengacu pada teori tersebut, para orang tua mempunyai
kesempatan yang sama untuk mengembangkan penguasaan linguistik anak. Berikut
tips yang dapat dilakukan para orang tua untuk melatih kemampuan linguistik
anak:
Sumber: www.vemale.com
Mengajak Si anak
bercerita
Sebagai
orang tua yang peduli terhadap perkembangan anak, maka perlu sekali bertanya
tentang apa yang mereka alami selama seharian penuh, terutama ketika
berinteraksi dengan teman sebayanya. Meskipun bernada basa-basi, mengajak si
anak bercerita dengan diberi sebuah pertanyaan sangat penting untuk
menstimulasi mereka agar segan dengan orang tua. Karena orang tua adalah guru
pertama bagi anak, maka tindakan inisiasi orang tua dalam mengajak si anak
bercerita akan membantu perkembangan mereka dalam aspek penguasaan bahasa
lisan. Karena secara otomatis mereka akan meresponnya dengan cerita-cerita
maupun curahan isi hati. Dan hal itu akan sangat baik untuk kemajuan mentalitas
mereka dalam berinteraksi secaral lisan. Artinya dengan demikian itu, si anak
mempunyai kesempatan besar untuk mengembangkan skill lingualnya.
Sumber: www.metrotvnews.com
Mendengarkan Si
anak mencurahkan perasaannya dengan cerita
Anak
berusia 6-12 tahun atau ketika menginjak sekolah dasar, banyak pengalaman baru
yang mereka dapatkan. Terutama yang mereka peroleh dari hasil interaksinya
dengan teman sekolahnya. Hasil dari sosialisasinya tersebut cenderung ingin
mereka ceritakan kembali kepada siapa saja. Nahhh di sini peran orang tua
sangat dibutuhkan. Selain dapat menjalin kedekatan dengan si anak. Mendengarkan
mereka bercerita tentang pengalaman sekolahnya akan melatih kemampuan bercerita
mereka, yang tanpa kita sadari sebenarnya mereka sedang mengembangkan kemampuan
bahasanya, yaitu dengan jalan menceritakan kembali pengalaman dengan bahasa
mereka.
Sumber: www.gogobli.com
Melatih bermain
musik dan bernyanyi
Berlatih
memainkan alat musik terbukti mampu meningkatkan kecerdasan dan kepekaan anak.
Pengalaman pribadi penulis sebagai praktisi pendidikan adalah siswa yang
mempunyai keahlian dalam memainkan musik dan bernyanyi mempunya nilai akademik
dan kemampuan berbahasa di atas rata-rata. Hal itu dikarenakan, ketika anak
memainkan alat musik maka otak kanan dan kirinya sedang bekerja secara
bersamaan, sehingga terjadi keseimbangan keduanya. Tak bisa dipungkiri jika
penguasaan kedua skill ini akan menunjang baik kemampuan akademik maupun
lingualnya. Nahhh cara ini bisa sahabat praktikkan untuk anak-anak sahabat
sambil mengamati perkembangannya secara sedikit demi sedikit.
Siapa yang tak mau punya anak
pintar berbahasa sih? Hehe. Itulah sedikit tips yang dapat saya bagikan. Semoga
bermanfaat.
Oleh: Agus Alwi Eko Arifianto
DAPATKAN BUKU-BUKU FIQIH PESANTREN, SEJARAH, AL-QURAN, TAFSIR DAN HADITS DI SINI


No comments:
Post a Comment