Muslimediaku - Negeri ini baru saja digemparkan dengan kasus-kasus terorisme. Dimulai dari kerusuhan oleh para napi teroris di Mako Brimob hingga beberapa bom bunuh diri di gereja dan Kapolresta Surabaya. Dari sisi keagamaan nama Islam sangat tercoreng, sedangkan secara kemanusiaan umat Islam sangat terlukai. Bagaimana tidak, Islam yang secara prinsip adalah ramatan lil 'alamin berubah menjadi sebuah ancaman, meski di negara berpenduduk mayoritas muslim sekalipun. Kemudian di bagian mana rahmat kasih sayang yang digaungkan itu?.
Pemahaman teks keagamaan yang sempit berdampak pada praktik-praktik yang kurang bijaksana. Padahal tuhan sendiri maha bijaksana. Ambisi politik dan fanatisme pada golongan tertentu seringkali mengotori penafsiran teks-teks yang pada hakikatnya suci dan mengandung kebijaksanaan. Tidakkah tuhan sakit hati atas pengotoran terhadap firmannya?.
Sumber: www.123rf.com
Seorang kiai karismatik asal kabupaten Rembang, DR. (DHC) K.H. Musthofa Bisri atau akrab dipanggil Gus Mus memberikan definisi tentang siapakah sebenarnya ulama itu. Dalam bahasa arab beliau mendefinisikan sebagai alladzina yandzuruna ilal ummah bi'anirrohmah. Ulama yaitu seorang agamawan (muslim) yang melihat umat dengan kasih sayang. Umat ini sangat beragam, ada umat Islam, Nasrani, Hindu, Budha, Katolik dan lain sebagainya. Dengan suku dan budaya yang tentu beragam.
Sumber: www.dreamstime.com
Mengapa harus melihat keberagaman umat dengan kasih sayang?. Karena dampak dari sebuah kasih sayang adalah kasih sayang pula. Bagaimana mungkin ketika kita berbuat jahat dan keras kepada orang lain dibalas dengan kasih sayang?. Mungkin hanya segelintir orang saja yang begitu. Bahkan Nabi sendiri selalu mencontohkan kasih sayang dalam keberagaman. Jika kita masih saja keras kaku, maka sebenarnya siapakah yang kita contoh?.
Sumber: www.dreamstime.com
Atas dasar kata Islam yang bermakna keselamatan, maka sudah sepatutnya umat Islam menjadi pelopor keselamatan di negerinya. Lebih-lebih di negara yang mayoritas penduduknya muslim, dalam segala resiko keberagaman suku dan ras maka umat Islam lah yang paling bertanggung jawab menjaga kedamaian dan keselamatan di negeri ini.
Oleh: Agus Alwi Eko Arifianto
Oleh: Agus Alwi Eko Arifianto
DAPATKAN BUKU-BUKU FIQIH PESANTREN, SEJARAH, AL-QURAN, TAFSIR DAN HADITS DI SINI

Betul sekali... kaum mayoritaslah yang bertanggung jawab atas minoritas..
ReplyDelete