Tuesday, May 15, 2018

EMPAT EDUKASI DALAM PERAYAAN HUT RI

Muslimediaku - Ketika memasuki bulan Agustus, maka yang berada dalam benak adalah perlombaan dan karnaval. Begitu bukan?. Acara tahunan ini agaknya tidak meredupkan semangat masyarakat untuk selalu berturut serta. Bahkan semakin bertambah usia kemerdekaan NKRI, semakin ramai pula acara yang diadakan oleh masyarakat yang juga dimotori oleh pemerintah. Seperti di kota Semarang misalnya. Pemerintah kota memberikan sejumlah doorprize bagi para peserta karnaval peringatan HUT RI yang akan dilaksanakan menjelang tanggal 17 nanti. Meskipun hadiahnya tidak terlalu besar, namun cukup menyulut minat masyarakat untuk ikut serta meramaikan acara tahunan tersebut.

sumber: www.lenteraswaralampung.com

Nahhh.. membicarakan peringatah HUT RI tidak kalah pentingnya kita menggali makna edukasi dalam perlombaan-perlombaan yang selalu diadakan. Makna tersebut di antaranya:

sumber: www.oediku.files.wordpress.com

Mempererat persaudaraan

Acara perlombaan yang melibatkan sebagian besar komponen masyarakat, menjadi satu event penting untuk mempererat tali persaudaraan. Perlombaan yang diadakan baik untuk tingkat balita, remaja maupun dewasa menjadikan seluruh warga tumpah ruah. Dalam event tersebut ada satu makna yang sangat urgent untuk selalu diingat, yaitu meningkatnya solidaritas. Hal itu disebabkan karena di antara kita bisa lebih terbuka dalam satu kegembiraan bersama, yaitu bahagia karena anugerah kemerdekaan ini.

sumber: www.tribunnews.com

Meningkatkan jiwa gotong-royong

Ketika kita berjalan-jalan, melewati gang dan perumahan maka kita akan diperlihatkan pemandangan bendera aneka warna dan gapura-gapura yang terhias apik. Tanpa kita harus berpikir panjang kita sudah tahu bahwa pemandangan tersebut merupakan karya masyarakat dalam rangka memperingati HUT RI. Mungkinkah itu dikerjakan sendirian?. It’s impossible. Kesemuanya merupakan hasil gotong-royong seluruh anggota masyarakat yang dikoordinasikan oleh pejabat-pejabat desa. Bulan Agustus ini menjadi satu wadah dalam meningkatkan jiwa gotong-royong masyarakat.

sumber: www.kalbaronline.com

Memupuk sportivitas

Di sekolah tempat saya mengabdi kebetulan mempersiapkan beberapa agenda lomba untuk para siswa. Di perumahan tempat saya berdomisili juga menggalakkan beberapa lomba untuk anak-anak dan orang dewasa. Kedua tempat yang saya singgahi tersebut mengusung satu tema penting yaitu “sportivitas”. Satu kata yang belakangan mulai terlupakan di bumi pertiwi ini. Nahh... dengan diadakannya perlombaan-perlombaan ini kita mengingatkan kembali bahwa ada satu kata warisan nenek moyang kita yang menjadi jargon kejayaan NKRI di masa lalu yaitu “sportivitas”. Semoga bulan kemerdekaan ini mampu menumbuhkan lagi jiwa “sportivitas” dalam segala hal. Sehingga kejayaan NKRI bukan hanya menjadi harmonisasi masa lalu.

sumber: www.quantumbioenergi.com

Mensyukuri nikmat tuhan yang maha esa

Serentetan acara yang diadakan dalam rangka memperingati HUT RI bukanlah tanpa alasan. Seperti di Semarang misalnya, pada malam 17 mulai dari tingkat RT, RW hingga kelurahan mengadakan “malam tirakatan” yang berisi ungkapan syukur dan panjatan doa kepada tuhan YME. Acara tersebut diikuti oleh seluruh komponen masyarakat tanpa memandang suku, ras dan agama. Semuanya berkumpul dalam satu bingkai “berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah”. Tidak ada pejabat maupun konglomerat. Semua membaur menjadi satu mensyukuri satu karunia yang luar biasa yaitu kemerdekaan NKRI.


Empat kandungan edukasi dalam peringatan HUT RI tersebut semoga meningkatkan wawasan kita bahwa bulan Agustus bukanlah bulan seremonial belaka. Namun jauh dibalik itu banyak hal-hal yang bermanfaat baik untuk hubungan horisontal (sesama manusia) maupun hubungan vertikal (dengan tuhan).

Oleh: Agus Alwi Eko Arifianto, Praktisi Pendidikan



DAPATKAN BUKU-BUKU FIQIH PESANTREN, SEJARAH, AL-QURAN, TAFSIR DAN HADITS DI SINI


No comments:

Post a Comment